Posyandu Delima III Teliah Timur Dusun Gelenter Layani 3 Kelompok Sasaran Sekaligus: Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Terima Pemeriksaan Gratis dan PMT
Sakra Selatan, Lombok Timur – Pos Pelayanan Terpadu Delima III Teliah Timur kembali menggelar kegiatan rutin pada Rabu, 13 Mei 2026. Bertempat di Posyandu Dusun Gelenter, Desa Sakra Selatan, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini menyasar tiga kelompok prioritas dalam pelayanan kesehatan dasar, yaitu balita, ibu hamil, dan lanjut usia.
Kehadiran warga cukup antusias sejak pagi. Orang tua membawa anak balita, ibu hamil datang dengan buku KIA, sementara para lansia tampak tertib menunggu giliran diperiksa. Kegiatan kali ini semakin lengkap dengan adanya pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, serta pemeriksaan kesehatan dasar bagi lansia.
Tim kesehatan dari Puskesmas Sakra yang terdiri dari Bidan Desa Sakra Selatan hadir langsung memimpin jalannya pelayanan. Mereka didampingi oleh petugas Pembantu Pelaksana Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Keluarga Berencana (P3KKB) Desa Sakra Selatan, serta kader Posyandu Delima III yang sejak pagi telah menyiapkan tempat, alat ukur, dan bahan PMT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pencatatan data peserta. Untuk balita, petugas melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pencatatan pada Kartu Menuju Sehat. Hasil pengukuran kemudian dianalisis untuk melihat tren pertumbuhan. Balita yang terindikasi berat badan tidak naik selama dua bulan berturut-turut langsung mendapat konseling gizi dari Bidan Desa. Orang tua diberikan edukasi tentang pola pemberian makanan, kebersihan, dan pentingnya stimulasi tumbuh kembang di rumah.
Setelah selesai ditimbang, seluruh balita yang hadir menerima PMT berupa makanan tambahan bergizi yang telah disiapkan kader. Menu yang disajikan disesuaikan dengan anjuran gizi seimbang untuk anak usia 6 bulan hingga 59 bulan. Bidan Desa menekankan bahwa PMT hanya bersifat pelengkap, sehingga asupan gizi utama tetap berasal dari makanan keluarga sehari-hari.
Layanan untuk ibu hamil juga menjadi fokus utama. Sebanyak 17 ibu hamil mengikuti pemeriksaan antenatal meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi fundus uteri, dan pemeriksaan lingkar lengan atas untuk mendeteksi risiko Kekurangan Energi Kronis. Setiap ibu hamil menerima tablet tambah darah dan PMT khusus. Selain itu, Bidan Desa memberikan penyuluhan mengenai tanda bahaya kehamilan, pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan, serta persiapan menyusui eksklusif setelah melahirkan.
Kelompok lansia mendapatkan perhatian melalui pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah sewaktu, dan skrining sederhana penyakit tidak menular. Para lansia juga mengikuti sesi senam ringan bersama kader dan mendapatkan edukasi tentang pola makan rendah garam dan gula, serta pentingnya aktivitas fisik ringan untuk menjaga kemandirian di usia lanjut.
Peran P3KKB Desa Sakra Selatan pada kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan Keluarga Berencana. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pengaturan jarak kelahiran, pilihan alat kontrasepsi yang aman, dan program pendewasaan usia perkawinan. Integrasi layanan KB dalam posyandu diharapkan mampu menekan angka kehamilan berisiko dan mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
Ketua Kader Posyandu Delima III Teliah Timur menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Puskesmas dan Pemerintah Dusun Gelenter. Tercatat sebanyak 48 balita, 17 ibu hamil, dan 26 lansia memanfaatkan layanan pada kegiatan kali ini. Tingkat kehadiran yang tinggi dinilai sebagai cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
Bidan Desa Sakra Selatan dalam keterangannya mengatakan bahwa posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. “Kami berharap warga terus menjadikan posyandu sebagai tempat konsultasi kesehatan pertama. Deteksi dini dan edukasi yang tepat dapat mencegah banyak masalah kesehatan di kemudian hari,” ujarnya.
Kegiatan ditutup pukul 11.45 WITA dengan evaluasi singkat antara tim kesehatan, P3KKB, dan kader. Hasil pencatatan akan menjadi bahan laporan ke desa dan puskesmas untuk tindak lanjut program. Pemerintah Desa Sakra Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, demi mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting di wilayah Desa Sakra Selatan.