Posyandu Delima V Mt Kubur Dusun Penede Gelar Layanan Terpadu: Balita dan Ibu Hamil Terima PMT, Lansia Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sakra Selatan, Lombok Timur – Pos Pelayanan Terpadu Delima V Mt Kubur kembali melaksanakan kegiatan rutin pada Senin, 18 Mei 2026. Bertempat di Posyandu Dusun Penede, Desa Sakra Selatan, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini menggabungkan tiga layanan sekaligus dalam satu hari, yaitu pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan ibu hamil, dan skrining kesehatan bagi lanjut usia.
Sejak pagi, halaman posyandu sudah dipadati warga. Ibu-ibu membawa balita dengan buku KIA, ibu hamil datang untuk kontrol kehamilan, sementara para lansia tertib menunggu giliran diperiksa. Kegiatan ini semakin lengkap dengan adanya pembagian Pemberian Makanan Tambahan bagi balita dan ibu hamil yang hadir.
Tim kesehatan dari Puskesmas Sakra yang dipimpin oleh Bidan Desa Sakra Selatan hadir langsung memimpin jalannya pelayanan. Kehadiran bidan memberikan kepastian bahwa setiap pemeriksaan dan konseling dilakukan sesuai standar. Petugas Pembantu Pelaksana Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Keluarga Berencana Desa Sakra Selatan juga turut mendampingi untuk memberikan penyuluhan program KB. Kader Posyandu Delima V sudah bersiap sejak pukul 07.00 WITA menyiapkan tempat, menata alat ukur, dan menyusun bahan PMT agar pelayanan berjalan lancar.
Pelayanan diawali dengan registrasi dan pencatatan data peserta. Untuk balita, petugas melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pengukuran lingkar lengan atas. Hasilnya dicatat pada Kartu Menuju Sehat dan diplot ke grafik pertumbuhan. Balita yang berat badannya tidak naik selama dua bulan berturut-turut langsung mendapat konseling gizi dari Bidan Desa. Orang tua diberikan edukasi praktis tentang menu MPASI berbahan lokal, pentingnya kebersihan, dan jadwal imunisasi lanjutan. Usai ditimbang, seluruh balita menerima PMT berupa makanan tambahan bergizi yang telah disiapkan kader sesuai anjuran gizi seimbang untuk anak usia 6 hingga 59 bulan.
Ibu hamil menjadi kelompok sasaran berikutnya. Sebanyak 19 ibu hamil mengikuti pemeriksaan antenatal meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi fundus uteri, dan pemeriksaan lingkar lengan atas untuk mendeteksi risiko Kekurangan Energi Kronis. Setiap ibu hamil menerima tablet tambah darah dan PMT khusus ibu hamil. Bidan Desa memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan, pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan, persiapan persalinan, dan inisiasi menyusui dini. Pesan utama yang disampaikan adalah jangan menunda kontrol jika merasa ada keluhan.
Layanan untuk lansia juga mendapat perhatian khusus. Para lansia menjalani pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah sewaktu, dan skrining sederhana penyakit tidak menular. Setelah pemeriksaan, mereka mengikuti senam ringan bersama kader untuk menjaga kebugaran dan kelenturan tubuh. Edukasi yang diberikan meliputi pola makan rendah garam dan gula, pentingnya minum air putih yang cukup, serta cara mengenali gejala awal penyakit kronis agar dapat segera ditangani.
Petugas P3KKB Desa Sakra Selatan mengisi sesi penyuluhan dengan materi program Keluarga Berencana. Fokus pembahasan adalah pentingnya mengatur jarak kelahiran, pilihan alat kontrasepsi yang sesuai, dan program pendewasaan usia perkawinan. Integrasi layanan KB dalam posyandu diharapkan mampu membantu keluarga merencanakan kehamilan dengan lebih baik sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di desa.
Ketua Kader Posyandu Delima V Mt Kubur menyampaikan rasa terima kasih kepada Puskesmas Sakra dan Pemerintah Dusun Penede atas dukungan yang terus diberikan. Tercatat sebanyak 45 balita, 19 ibu hamil, dan 24 lansia memanfaatkan layanan pada kegiatan kali ini. Peningkatan partisipasi warga dinilai sebagai hasil dari pendekatan kader yang aktif melakukan kunjungan rumah dan pengingat jadwal posyandu.
Bidan Desa Sakra Selatan menegaskan bahwa posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat yang paling dekat dengan warga. Ia mengajak seluruh keluarga untuk menjadikan posyandu sebagai agenda rutin setiap bulan. Deteksi dini melalui posyandu dapat mencegah masalah kesehatan yang lebih serius dan mempermudah proses rujukan bila diperlukan.
Kegiatan ditutup pukul 11.50 WITA dengan pencatatan hasil pelayanan dan evaluasi singkat bersama tim kesehatan, P3KKB, dan kader. Data yang diperoleh akan menjadi bahan laporan ke desa dan puskesmas untuk perencanaan program tindak lanjut. Pemerintah Desa Sakra Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran posyandu sebagai pusat layanan kesehatan dasar yang mudah diakses, gratis, dan berkualitas bagi seluruh warga Dusun Penede.