Posyandu Delima II Teliah Barat Layani Warga Tanpa Jeda: PMT Balita dan Bumil Dibagikan, Lansia Dapat Pemeriksaan Lengkap Bersama Bidan Desa, Puskesmas, dan P3KKB
Sakra Selatan, Lombok Timur – Posyandu Delima II Teliah Barat di Dusun Teliah, Desa Sakra Selatan, melaksanakan pelayanan kesehatan rutin pada Kamis, 11 Juni 2026. Bertempat di Balai Posyandu Teliah Barat, kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini menyasar tiga kelompok sasaran prioritas sekaligus, yakni balita, ibu hamil, dan lanjut usia. Pada kesempatan yang sama dilakukan pembagian Pemberian Makanan Tambahan bagi balita dan ibu hamil sebagai intervensi gizi untuk mendukung pencegahan stunting dan menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.
Sejak pagi, suasana Balai Posyandu Teliah Barat sudah ramai. Para ibu menggendong balita, ibu hamil datang bersama suami atau pendamping, dan kelompok lansia duduk tertib di kursi tunggu yang disiapkan kader. Lima kader Posyandu Delima II telah membagi alur pelayanan ke dalam tiga meja utama agar proses berjalan cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang.
Pelayanan Posyandu Delima II hari ini mendapat dukungan penuh dari tenaga kesehatan lintas sektor. Bidan Desa Sakra Selatan hadir langsung memimpin pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. Tim dari Puskesmas Sakra yang terdiri dari perawat, ahli gizi, dan petugas promosi kesehatan turut mendampingi untuk pemeriksaan lansia dan edukasi gizi. Sementara itu, Tim P3KKB Kecamatan Sakra hadir memberikan penyuluhan tentang keluarga berencana, pencegahan pernikahan usia anak, dan pengasuhan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Kolaborasi ini memastikan warga Dusun Teliah mendapat layanan yang utuh dalam satu waktu.
*Layanan Balita: Pantau Tumbuh Kembang Sejak Dini*
Di meja balita, kegiatan diawali dengan pendaftaran, penimbangan berat badan menggunakan timbangan digital, serta pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas. Hasilnya dicatat dalam Kartu Menuju Sehat dan buku KIA sebagai bahan pemantauan bulanan. Bidan desa bersama kader melakukan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang untuk memastikan tidak ada keterlambatan motorik maupun kognitif.
Bagi balita yang masuk jadwal, diberikan imunisasi dasar lengkap sesuai usia. Pembagian vitamin A dosis biru dan merah juga dilakukan untuk balita usia 6 sampai 59 bulan. Setelah seluruh pemeriksaan, setiap balita menerima paket PMT. Menu PMT hari ini adalah bubur kacang hijau, telur ayam rebus, buah naga potong, dan susu UHT. Ahli gizi Puskesmas Sakra menyampaikan bahwa kombinasi menu tersebut mengandung protein hewani, energi, vitamin A, dan zat besi yang sangat dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan optimal dan mencegah stunting.
*Layanan Ibu Hamil: Pastikan Kehamilan Sehat dan Aman*
Di pos ibu hamil, pelayanan dimulai dengan pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, dan pemeriksaan LiLA untuk mendeteksi risiko Kurang Energi Kronik. Bidan desa memberikan konseling personal tentang kebutuhan gizi seimbang, pentingnya konsumsi tablet tambah darah setiap hari, serta jadwal pemeriksaan kehamilan minimal enam kali.
Setiap ibu hamil yang hadir menerima paket PMT khusus berisi susu ibu hamil, biskuit yang difortifikasi zat besi dan asam folat, serta kacang hijau. Bidan desa juga mengingatkan tanda bahaya kehamilan seperti pendarahan, sakit kepala hebat, pandangan kabur, bengkak berlebih, dan gerakan janin berkurang. Ibu hamil diminta segera ke fasilitas kesehatan bila mengalami keluhan tersebut. Dengan pendampingan rutin, diharapkan angka kematian ibu dan bayi di Dusun Teliah dapat terus ditekan.
*Layanan Lansia: Skrining PTM dan Edukasi Pola Hidup Sehat*
Posyandu Delima II memberi ruang khusus bagi warga lanjut usia. Petugas Puskesmas bersama kader melakukan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah sewaktu, dan penimbangan berat badan. Skrining faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes dilakukan dengan metode sederhana. Lansia yang hasil pemeriksaannya melewati batas normal langsung mendapat konseling gizi dan surat rujukan ke Puskesmas Sakra untuk tindak lanjut.
Selain pemeriksaan, lansia mengikuti penyuluhan tentang pentingnya diet rendah garam dan gula, aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi, serta cara mengelola stres dan menjaga kesehatan mental. Kegiatan ditutup dengan senam lansia selama 15 menit yang dipandu kader terlatih. Gerakan senam membantu menjaga kelenturan sendi, melancarkan peredaran darah, sekaligus mempererat interaksi sosial antarwarga Teliah Barat.
*Peran P3KKB: Kuatkan Ketahanan Keluarga dari Dusun*
Tim P3KKB Kecamatan Sakra memanfaatkan momen posyandu untuk menyosialisasikan program Bangga Kencana. Materi yang disampaikan meliputi perencanaan keluarga, keunggulan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, pencegahan pernikahan usia anak, dan praktik pengasuhan pada 1000 HPK. Pasangan usia subur diajak berdiskusi mengenai jarak kelahiran yang ideal agar ibu tetap sehat dan anak tumbuh optimal. Layanan konsultasi KB juga dibuka bagi warga yang ingin menentukan pilihan alat kontrasepsi sesuai kondisi kesehatan.
Kepala Wilayah Dusun Teliah yang turut hadir mengapresiasi kekompakan kader, bidan desa, puskesmas, dan P3KKB. Ia menyampaikan bahwa tingkat kehadiran sasaran bulan Juni di Posyandu Delima II mencapai 83 persen, tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Ia mengimbau warga yang belum hadir agar memanfaatkan jadwal bulan depan dan memastikan PMT yang diterima benar-benar dikonsumsi oleh balita dan ibu hamil.
Kegiatan Posyandu Delima II Teliah Barat berakhir pukul 11.15 WITA. Seluruh rangkaian berjalan tertib berkat dukungan Pemerintah Desa Sakra Selatan melalui dana desa untuk operasional posyandu dan pengadaan PMT.
Melalui Posyandu Delima II Teliah Barat, Desa Sakra Selatan terus memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat. Penyaluran PMT balita dan ibu hamil, pemeriksaan rutin lansia, serta edukasi ketahanan keluarga menjadi langkah konkret mendukung target nasional penurunan stunting, peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit tidak menular. Posyandu tetap menjadi garda terdepan mewujudkan Dusun Teliah yang sehat, tangguh, dan sejahtera.