Posyandu Sandat III Penede Daye Gelar Pelayanan Terpadu: PMT Balita-Bumil dan Pemeriksaan Lansia di Dusun Bagek Periduk
Sinergi Puskesmas, Bidan Desa, dan P3KKB Kuatkan Layanan Kesehatan Siklus Hidup di Sakra Selatan, Senin 22 Juni 2026
Sakra Selatan, Lombok Timur – Pelayanan kesehatan berbasis masyarakat kembali digelar di wilayah Dusun Bagek Periduk, Desa Sakra Selatan. Posyandu Sandat III yang berlokasi di Penede Daye melaksanakan kegiatan rutin bulanan pada Senin, 22 Juni 2026 dengan cakupan layanan menyeluruh bagi tiga kelompok sasaran, yaitu balita, ibu hamil, dan lanjut usia.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA di balai posyandu tersebut berjalan lancar dan tertib. Para ibu bersama balita serta ibu hamil tampak antusias mengikuti tahapan pelayanan 5 meja posyandu, mulai dari pendaftaran, penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi atau panjang badan, pencatatan di Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penyuluhan, hingga pelayanan gizi dan kesehatan. Pada sesi akhir, sebanyak 41 balita dan 6 ibu hamil menerima paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang terdiri dari bubur kacang hijau, telur ayam rebus, buah pisang, biskuit balita, dan susu. PMT berbahan pangan lokal ini merupakan intervensi gizi spesifik untuk mendukung pencegahan stunting dan memastikan kecukupan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Tidak hanya menyasar ibu dan anak, Posyandu Sandat III juga memberikan ruang pelayanan bagi kelompok lanjut usia. Sebanyak 19 warga lansia Dusun Bagek Periduk memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, skrining gula darah sewaktu, serta konsultasi keluhan kesehatan. Sebelum pemeriksaan, para lansia diajak mengikuti senam ringan yang dipandu kader posyandu guna menjaga kebugaran dan melancarkan peredaran darah. Model layanan siklus hidup ini menegaskan fungsi posyandu sebagai pusat kesehatan masyarakat dari usia dini hingga lanjut usia.
Kegiatan Posyandu Sandat III pada Senin pagi itu turut diperkuat dengan kehadiran tim dari Puskesmas Sakra dan Ibu Bidan Desa Sakra Selatan. Ibu Bidan Desa melakukan pemeriksaan kehamilan, pemantauan pertumbuhan balita, pelayanan imunisasi bagi sasaran yang jadwalnya bertepatan, serta edukasi tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah, ASI eksklusif, dan pola makan bergizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui. Petugas gizi Puskesmas Sakra mendampingi pelaksanaan PMT sekaligus memberikan demonstrasi singkat pengolahan menu sehat berbasis bahan lokal kepada kader dan ibu balita.
Selain tenaga kesehatan, Tim Petugas Penyuluh Keluarga Berencana dan Kependudukan (P3KKB) Kecamatan Sakra juga hadir membantu jalannya kegiatan. Meskipun fokus utama posyandu kali ini pada gizi dan layanan lansia, kehadiran P3KKB dimanfaatkan untuk memberikan informasi singkat seputar kesehatan reproduksi, pentingnya perencanaan keluarga, dan ajakan mengikuti program Keluarga Berencana bagi pasangan usia subur. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan peran strategis posyandu sebagai wadah integrasi program kesehatan dan pembangunan keluarga.
Ketua Kader Posyandu Sandat III menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor yang hadir. “Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. PMT tersalur semua, ibu hamil dan balita terpantau, lansia juga banyak yang datang periksa. Kehadiran bu bidan desa, tim puskesmas, dan P3KKB sangat membantu kader menjawab pertanyaan warga. Ini menambah semangat kami dan kepercayaan masyarakat untuk rutin datang ke posyandu,” ungkapnya.
Kepala Dusun Bagek Periduk yang memantau langsung kegiatan menilai bahwa Posyandu Sandat III konsisten menjadi ujung tombak pemantauan status gizi dan kesehatan warga di wilayahnya. “Data timbang tiap bulan sangat kami butuhkan untuk intervensi cepat jika ada balita yang berat badannya tidak naik atau ibu hamil risiko tinggi. Kami juga senang lansia difasilitasi. Terima kasih untuk semua pihak yang mendukung,” ujarnya.
Koordinator pelayanan Puskesmas Sakra menambahkan bahwa integrasi layanan di posyandu seperti Sandat III menjadi kunci percepatan penurunan stunting dan pengendalian penyakit tidak menular di tingkat desa. “Hari ini kami menemukan 2 balita yang berat badannya kurang dan 3 lansia dengan tekanan darah tinggi yang langsung kami beri arahan untuk kontrol lanjutan ke puskesmas. Deteksi dini di posyandu sangat penting,” jelasnya.
Kegiatan Posyandu Sandat III Penede Daye ditutup menjelang pukul 11.00 WITA dengan pembagian PMT, doa bersama, serta evaluasi singkat antara kader, bidan desa, tim puskesmas, dan P3KKB. Seluruh pihak berkomitmen meningkatkan cakupan sasaran dan kualitas layanan pada bulan berikutnya, terutama dalam upaya pencapaian Desa Sakra Selatan bebas stunting.
Dengan terselenggaranya pelayanan terpadu ini, Posyandu Sandat III Dusun Bagek Periduk kembali meneguhkan peran vitalnya sebagai pusat edukasi, deteksi dini, dan intervensi kesehatan keluarga. Sinergi antara kader, Pemerintah Desa Sakra Selatan, Puskesmas Sakra, Ibu Bidan Desa, P3KKB Kecamatan Sakra, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.