Posyandu Delima I Dusun Karang Baru Perkuat Layanan Dasar: PMT Balita dan Bumil Tersalurkan, Lansia Jalani Skrining Kesehatan
Sakra Selatan, Lombok Timur – Posyandu Delima I Buru Kelak di Dusun Karang Baru, Desa Sakra Selatan kembali menggelar pelayanan kesehatan rutin pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung ini menyasar tiga kelompok sasaran sekaligus, yaitu balita, ibu hamil, dan lanjut usia. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi keluarga.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA dengan kehadiran warga yang cukup antusias. Para ibu membawa balitanya, ibu hamil datang bersama pendamping, dan kelompok lansia sudah berkumpul di area tunggu. Kader Posyandu Delima I yang berjumlah lima orang telah bersiap di meja layanan dengan membagi alur pelayanan menjadi tiga pos utama. Hal ini dilakukan agar proses pemeriksaan berjalan tertib dan tidak terjadi penumpukan antrean.
Pelayanan Posyandu Delima I kali ini mendapat dukungan penuh dari tenaga kesehatan lintas sektor. Bidan Desa Sakra Selatan hadir langsung untuk memimpin pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dari Puskesmas Sakra, hadir tim yang terdiri dari perawat, ahli gizi, dan petugas promosi kesehatan. Tim P3KKB Kecamatan Sakra juga turut mendampingi untuk memberikan edukasi tentang keluarga berencana dan ketahanan keluarga. Sinergi antara kader, bidan desa, puskesmas, dan P3KKB menjadikan Posyandu Delima I mampu memberikan layanan yang komprehensif dalam satu waktu.
*Layanan Balita: Pantau Tumbuh Kembang dan Cegah Stunting*
Pada pos pelayanan balita, kegiatan diawali dengan pendaftaran dan penimbangan berat badan menggunakan timbangan digital. Selanjutnya dilakukan pengukuran tinggi badan atau panjang badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas. Hasil pengukuran dicatat dalam Kartu Menuju Sehat dan buku KIA. Bidan desa bersama kader melakukan deteksi dini tumbuh kembang untuk memastikan balita tidak mengalami keterlambatan perkembangan.
Bagi balita yang masuk jadwal imunisasi, diberikan vaksin dasar lengkap sesuai usia. Pemberian vitamin A juga dilakukan untuk balita usia 6 sampai 59 bulan. Setelah seluruh pemeriksaan selesai, setiap balita menerima paket PMT. Menu PMT hari ini adalah bubur kacang hijau, telur rebus, pisang, dan susu UHT. Ahli gizi dari Puskesmas Sakra menjelaskan bahwa PMT diberikan untuk menambah asupan protein, energi, dan mikronutrien yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan. Intervensi gizi melalui PMT diharapkan mampu mencegah stunting dan meningkatkan status gizi balita di Dusun Karang Baru.
*Layanan Ibu Hamil: Jaga Kesehatan Ibu dan Janin*
Di meja ibu hamil, pelayanan dimulai dengan pengukuran tekanan darah dan penimbangan berat badan. Bidan desa melakukan pemeriksaan lila untuk mendeteksi risiko Kurang Energi Kronik pada ibu hamil. Konseling gizi diberikan secara personal, terutama terkait pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dan tablet tambah darah setiap hari.
Setiap ibu hamil yang hadir mendapatkan paket PMT khusus. Isi paket terdiri dari susu ibu hamil, biskuit yang difortifikasi zat besi dan asam folat, serta kacang hijau. Bidan desa menekankan bahwa pemeriksaan kehamilan minimal enam kali selama masa kehamilan wajib dilakukan. Ibu hamil juga diingatkan untuk mengenali tanda bahaya kehamilan dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan. Dengan pendampingan bidan desa dan puskesmas, diharapkan angka kematian ibu dan bayi di Desa Sakra Selatan dapat terus ditekan.
*Layanan Lansia: Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular*
Posyandu Delima I juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok lanjut usia. Petugas puskesmas bersama kader melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, dan penimbangan berat badan. Skrining faktor risiko PTM seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol dilakukan secara sederhana. Lansia yang hasil pemeriksaannya melebihi batas normal langsung mendapat konseling dan surat rujukan ke Puskesmas Sakra untuk pemeriksaan lanjutan.
Selain pemeriksaan, lansia juga mengikuti penyuluhan kesehatan tentang pola makan rendah garam dan gula, pentingnya aktivitas fisik ringan, serta cara menjaga kesehatan mental. Kegiatan ditutup dengan senam lansia selama 15 menit yang dipandu oleh kader terlatih. Senam ini bertujuan menjaga kebugaran, kelenturan sendi, dan meningkatkan interaksi sosial antar lansia di Dusun Karang Baru.
*Peran P3KKB: Kuatkan Ketahanan Keluarga*
Tim P3KKB Kecamatan Sakra memanfaatkan kegiatan posyandu untuk menyosialisasikan program Bangga Kencana. Materi yang disampaikan mencakup perencanaan keluarga, penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang, pencegahan pernikahan usia anak, dan pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan. Peserta posyandu yang merupakan pasangan usia subur diajak berdiskusi mengenai pentingnya mengatur jarak kelahiran demi kesehatan ibu dan anak. P3KKB juga membuka layanan konsultasi bagi warga yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang alat kontrasepsi.
Kepala Wilayah Dusun Karang Baru yang turut memantau jalannya posyandu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, capaian kehadiran sasaran pada bulan Juni mencapai 82 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Ia mengimbau warga yang belum sempat hadir agar memanfaatkan layanan posyandu bulan depan. Ia juga berpesan agar PMT yang diberikan benar-benar dikonsumsi oleh balita dan ibu hamil sesuai peruntukannya.
Kegiatan Posyandu Delima I berakhir pada pukul 11.30 WITA. Seluruh rangkaian berjalan lancar berkat pembagian tugas yang jelas antara kader, bidan desa, petugas puskesmas, dan tim P3KKB. Pemerintah Desa Sakra Selatan mendukung penuh kegiatan ini melalui alokasi dana desa untuk operasional posyandu dan pengadaan PMT.
Melalui Posyandu Delima I Buru Kelak, Pemerintah Desa Sakra Selatan berupaya mendekatkan layanan kesehatan promotif dan preventif kepada masyarakat. Pembagian PMT bagi balita dan ibu hamil serta pemeriksaan rutin lansia menjadi langkah nyata dalam mendukung target nasional penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit tidak menular. Posyandu tetap menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat untuk mewujudkan Desa Sakra Selatan yang sehat dan mandiri.