Petugas BPN Kunjungi Pemerintah Desa Sakra Selatan, Tindak Lanjuti Pelaksanaan Program PTSL
Sakra Selatan, 22 September 2026 — Pemerintah Desa Sakra Selatan menerima kunjungan dari petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada Selasa, 22 September 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayah Desa Sakra Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan koordinasi terkait perkembangan proses PTSL, khususnya dalam upaya memastikan kelancaran tahapan administrasi serta kelengkapan berkas para warga yang menjadi pemohon program PTSL.
Sejumlah Kepala Wilayah (Kawil) Desa Sakra Selatan turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan konsultasi secara langsung dengan petugas BPN. Konsultasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan dan arahan terkait berbagai hal yang berkaitan dengan persyaratan, kelengkapan administrasi, serta dokumen yang masih perlu dilengkapi oleh warga pemohon.
Koordinasi secara langsung ini menjadi bagian penting dalam mempercepat proses penyelesaian administrasi PTSL, mengingat kelengkapan dan kesesuaian dokumen menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran proses pendaftaran dan penerbitan sertifikat tanah.
Pemerintah Desa Sakra Selatan menyambut baik kunjungan dan koordinasi bersama petugas BPN tersebut. Pemerintah Desa juga terus mendorong para Kepala Wilayah untuk aktif melakukan pendampingan dan memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga setiap kendala yang berkaitan dengan kelengkapan berkas dapat segera dikonsultasikan dan ditindaklanjuti.
Melalui koordinasi antara Pemerintah Desa, Kepala Wilayah, panitia PTSL, dan pihak BPN, diharapkan pelaksanaan Program PTSL di Desa Sakra Selatan dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Desa Sakra Selatan berkomitmen untuk terus mendukung proses PTSL serta memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat demi terwujudnya administrasi pertanahan yang tertib dan memberikan kepastian hukum bagi para pemohon.