Posyandu Sandat III Penede Daye Dusun Bagek Periduk Perkuat Layanan Kesehatan Dasar: PMT Balita-Bumil dan Pemeriksaan Lansia Dibarengi Pendampingan Bidan Desa & P3KKB
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Komitmen Pemerintah Desa Sakra Selatan dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Posyandu Sandat III Penede Daye yang digelar di Dusun Bagek Periduk pada Selasa, 21 April 2026. Pelayanan kesehatan terpadu kali ini difokuskan pada balita, ibu hamil, dan lanjut usia, serta dirangkaikan dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan berjalan lancar berkat dukungan penuh dari Puskesmas Sakra melalui kehadiran Bidan Desa Sakra Selatan dan petugas P3KKB.
Sejak pukul 08.30 WITA, Balai Dusun Bagek Periduk telah dipadati warga. Para kader Posyandu Sandat III Penede Daye tampak sigap menyiapkan lima meja layanan, mulai dari meja pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan, penyuluhan, hingga pelayanan kesehatan. Kehadiran Bidan Desa dan petugas P3KKB sejak awal kegiatan memberikan penguatan teknis sekaligus memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan sesuai standar operasional prosedur Kementerian Kesehatan.
Pelayanan diawali dengan sasaran balita. Satu per satu balita melakukan penimbangan berat badan menggunakan dacin, pengukuran tinggi atau panjang badan, serta pengukuran lingkar kepala dan lingkar lengan atas. Data hasil pengukuran langsung dicatat oleh kader di Buku Kartu Menuju Sehat (KMS) dan diinput ke dalam aplikasi e-PPGBM untuk memantau tren status gizi secara digital. Balita yang telah memasuki jadwal imunisasi dasar lengkap diberikan vaksin sesuai usianya. Tidak hanya itu, kader bersama petugas P3KKB juga memberikan konseling kepada orang tua mengenai pentingnya pola asuh, pemberian MP-ASI yang tepat, stimulasi perkembangan anak, serta pencegahan penyakit yang sering menyerang balita di musim pancaroba.
Sasaran berikutnya adalah ibu hamil yang mendapat pelayanan antenatal terpadu. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan Lingkar Lengan Atas (LILA) guna mendeteksi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), pengukuran tinggi fundus uteri, dan pemberian tablet tambah darah. Bidan Desa Sakra Selatan secara langsung melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil, termasuk konseling tentang tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, inisiasi menyusu dini, dan pentingnya ASI eksklusif. Para ibu hamil tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, terutama terkait pemenuhan gizi selama kehamilan dan cara mengatasi keluhan mual muntah.
Sebagai bentuk intervensi gizi spesifik untuk mendukung percepatan penurunan stunting dan pencegahan anemia, Posyandu Sandat III Penede Daye membagikan PMT kepada seluruh balita dan ibu hamil yang hadir. Menu PMT yang disajikan hari ini terdiri atas bubur kacang hijau, telur rebus, dan buah naga potong. Kader memastikan seluruh sasaran mengonsumsi PMT di lokasi kegiatan guna menjamin ketepatan asupan dan mencegah makanan dibawa pulang yang berpotensi tidak dikonsumsi oleh sasaran prioritas.
Pelayanan kesehatan bagi kelompok lanjut usia menjadi agenda penting lainnya. Para lansia Dusun Bagek Periduk mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, dan skrining kesehatan dasar. Petugas P3KKB bersama Bidan Desa memberikan konsultasi terkait keluhan kesehatan yang dialami, seperti nyeri sendi, hipertensi, dan diabetes. Edukasi mengenai pola makan rendah gula dan garam, pentingnya aktivitas fisik ringan, manajemen stres, serta kepatuhan minum obat bagi lansia dengan penyakit kronis disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Para lansia juga diajak melakukan senam lansia singkat sebagai contoh gerakan yang bisa dilakukan di rumah.
Kehadiran Bidan Desa Sakra Selatan dan petugas P3KKB dari Puskesmas Sakra menjadi nilai tambah pada kegiatan Posyandu kali ini. Bidan Desa tidak hanya melakukan pelayanan antenatal dan pemeriksaan ibu hamil risiko tinggi, tetapi juga melakukan pembinaan kepada kader terkait teknik pengukuran antropometri yang akurat dan pencatatan kohort. Sementara itu, petugas P3KKB berperan dalam penyuluhan kesehatan keluarga, pencatatan sasaran, dan memastikan integrasi program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan kegiatan posyandu. Kolaborasi ini menjadikan Posyandu Sandat III Penede Daye sebagai contoh posyandu keluarga yang memberikan layanan sepanjang siklus hidup.
Ketua Kader Posyandu Sandat III Penede Daye menyampaikan apresiasi atas dukungan Puskesmas Sakra, Bidan Desa, P3KKB, Pemerintah Desa Sakra Selatan, serta partisipasi aktif warga Dusun Bagek Periduk. Menurutnya, antusiasme warga terus meningkat setiap bulan, terlihat dari cakupan kehadiran yang mencapai lebih dari 90 persen sasaran terdaftar. “Kami bersyukur karena warga sudah sadar bahwa posyandu adalah investasi kesehatan keluarga. Dengan dukungan Bidan Desa dan P3KKB, kami kader jadi lebih percaya diri dalam melayani,” ungkapnya.
Kegiatan Posyandu Sandat III Penede Daye berakhir pada pukul 11.30 WITA. Sebelum pulang, warga menerima leaflet tentang “Isi Piringku” untuk panduan gizi seimbang serta informasi jadwal posyandu bulan berikutnya. Pemerintah Desa Sakra Selatan melalui Kepala Desa Lalu Burhan, A.Md.Kep., menegaskan akan terus memfasilitasi sarana prasarana dan operasional posyandu di seluruh dusun. Keberadaan posyandu yang aktif dan terintegrasi diyakini mampu menekan angka stunting, menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, meningkatkan usia harapan hidup lansia, serta mewujudkan keluarga berkualitas di Desa Sakra Selatan.
Dengan sinergi antara kader, Bidan Desa, P3KKB, dan Pemerintah Desa, Posyandu Sandat III Penede Daye Dusun Bagek Periduk membuktikan bahwa pelayanan kesehatan dasar yang terpadu dan berkelanjutan adalah kunci pembangunan sumber daya manusia yang unggul dari tingkat dusun.