Posyandu Bunga Mendur III Dusun Dewe Serung Layani Balita, Ibu Hamil, dan Lansia: PMT Dibagikan, Kesehatan Warga Jadi Prioritas
Sakra Selatan, Lombok Timur – Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di tingkat dusun kembali diwujudkan melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Bunga Mendur III di Dusun Dewe Serung, Desa Sakra Selatan, Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut menyasar tiga kelompok sasaran sekaligus, yakni balita, ibu hamil, dan lanjut usia, dengan agenda utama penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, skrining kesehatan lansia, serta pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil.
Pelaksanaan Posyandu kali ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Turut hadir dan terlibat langsung dalam pelayanan adalah Bidan Desa Sakra Selatan dari Puskesmas Sakra beserta tim kesehatan, Petugas Pembantu Pelaksana Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Keluarga Berencana (P3KKB) Desa Sakra Selatan, para kader Posyandu Bunga Mendur III, serta unsur Pemerintah Dusun Dewe Serung. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan seluruh rangkaian layanan dapat berjalan lancar dan sesuai standar pelayanan kesehatan dasar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta oleh kader posyandu. Untuk layanan balita, dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pencatatan pada Kartu Menuju Sehat (KMS) guna memantau tumbuh kembang anak. Dari hasil penimbangan, kader bersama Bidan Desa melakukan identifikasi dini terhadap balita yang mengalami gizi kurang atau berisiko stunting untuk selanjutnya diberikan konseling dan rujukan tindak lanjut ke Puskesmas.
Bagi ibu hamil, Bidan Desa Sakra Selatan melakukan pemeriksaan kehamilan yang meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar lengan atas (LILA) untuk mendeteksi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta pemberian tablet tambah darah. Pada kesempatan tersebut, ibu hamil juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan rutin, asupan gizi seimbang, serta persiapan persalinan di fasilitas kesehatan.
Kelompok sasaran ketiga adalah lanjut usia. Tim kesehatan bersama kader melakukan pemeriksaan dasar yang mencakup pengukuran tekanan darah, pengecekan gula darah sewaktu bagi lansia berisiko, serta konseling Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Lansia juga diberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus melalui pengaturan pola makan dan aktivitas fisik ringan yang rutin.
Salah satu agenda yang paling dinanti dalam kegiatan Posyandu kali ini adalah pembagian PMT. Balita dan ibu hamil yang hadir menerima PMT berupa makanan sumber protein dan energi yang telah disiapkan oleh kader dengan menu sesuai anjuran gizi dari Puskesmas. PMT diberikan sebagai upaya pemenuhan gizi tambahan untuk mencegah stunting pada anak dan menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan. Bidan Desa menekankan bahwa PMT bersifat tambahan dan harus dibarengi dengan pemberian makanan bergizi seimbang di rumah.
Peran P3KKB Desa Sakra Selatan dalam kegiatan ini sangat penting. Selain membantu proses administrasi dan pencatatan, petugas P3KKB juga memberikan penyuluhan terkait program Keluarga Berencana, pendewasaan usia perkawinan, serta pentingnya mengatur jarak kelahiran demi kesehatan ibu dan anak. Sinergi antara layanan kesehatan ibu-anak dengan program KB diharapkan mampu menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta menurunkan prevalensi stunting di Desa Sakra Selatan.
Ketua Kader Posyandu Bunga Mendur III menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Dusun Dewe Serung. Tercatat lebih dari 10 balita, 10 ibu hamil, dan 28 lansia memanfaatkan layanan Posyandu pada hari itu. Tingkat kehadiran yang tinggi ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat.
Bidan Desa Sakra Selatan dalam keterangannya menegaskan bahwa Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran kader dan dukungan pemerintah dusun sangat menentukan keberhasilan program. Hari ini kami fokus pada deteksi dini dan edukasi, karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.
Kegiatan Posyandu Bunga Mendur III ditutup pukul 11.30 WITA dengan evaluasi singkat antara tim kesehatan, kader, dan P3KKB. Hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan Posyandu bulan berikutnya. Pemerintah Desa Sakra Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat peran Posyandu sebagai upaya mewujudkan Desa Sehat dan bebas stunting, sejalan dengan program prioritas nasional di bidang kesehatan.
Melalui pelayanan terintegrasi bagi balita, ibu hamil, dan lansia, Posyandu Bunga Mendur III Dusun Dewe Serung membuktikan bahwa kesehatan masyarakat dapat dijaga mulai dari lingkup terkecil, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.