Apel Pagi Perdana Bulan Mei, Kades Sakra Selatan Tekankan Disiplin dan Sampaikan Tiga Agenda Strategis Desa
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Mengawali pekan pertama bulan Mei 2026, Pemerintah Desa Sakra Selatan kembali melaksanakan apel rutin di Lapangan Kantor Desa pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh seluruh jajaran perangkat desa dan staf sebagai peserta apel.
Bertindak selaku pembina apel, Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, A.Md.Kep., secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Dalam barisan tampak hadir Sekretaris Desa, para Kepala Seksi, Kepala Urusan, Kepala Wilayah, operator desa, serta staf pelaksana yang berbaris rapi mengenakan seragam dinas harian. Apel rutin ini merupakan komitmen Pemerintah Desa Sakra Selatan dalam membangun budaya kerja disiplin, meningkatkan koordinasi internal, serta memastikan kesiapan seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mengawali amanatnya, Lalu Burhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat desa yang hadir tepat waktu dan mengikuti apel dengan tertib. Ia menegaskan bahwa apel bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum konsolidasi untuk menyamakan frekuensi kerja, mengevaluasi capaian minggu sebelumnya, dan menyusun langkah kerja untuk satu pekan ke depan. “Kedisiplinan adalah nafas dari pelayanan publik. Ketika kita disiplin waktu, disiplin administrasi, dan disiplin tanggung jawab, maka masyarakat akan merasakan langsung dampaknya melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa menyampaikan tiga informasi dan instruksi penting yang menjadi atensi bersama. Pertama, terkait agenda Musyawarah Desa (Musdes) yang akan dilaksanakan pada hari ini, Senin, 4 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Sakra Selatan. Musdes tersebut dijadwalkan membahas beberapa program prioritas, di antaranya evaluasi pelaksanaan APBDes Tahun Berjalan 2026, persiapan perubahan APBDes, serta penyampaian aspirasi masyarakat melalui perwakilan BPD, tokoh masyarakat, dan lembaga desa. Kepala Desa menginstruksikan kepada seluruh Kasi dan Kaur yang membidangi agar menyiapkan data dukung, bahan paparan, dan memastikan kehadiran unsur peserta Musdes sehingga forum berjalan efektif dan menghasilkan keputusan yang berkualitas.
Informasi kedua yang disampaikan adalah mengenai perkembangan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026 di Desa Sakra Selatan. Lalu Burhan mengabarkan bahwa seluruh proses pengukuran bidang tanah oleh tim dari Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur bersama Satgas PTSL desa telah dinyatakan selesai. “Alhamdulillah, tahap pengukuran lapangan sudah 100 persen rampung. Ini berkat kerja keras tim, para Kawil, dan partisipasi aktif warga. Tahap selanjutnya adalah pengolahan data yuridis, pemberkasan, dan persiapan penerbitan sertifikat,” jelasnya. Ia meminta kepada Kasi Pemerintahan dan operator desa untuk terus mengawal proses lanjutan, melakukan komunikasi intensif dengan BPN, serta memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak terjadi miskomunikasi terkait jadwal dan persyaratan pemberkasan.
Poin ketiga sekaligus penutup amanat, Kepala Desa kembali menekankan urgensi menjaga kedisiplinan bersama di semua lini. Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks, mulai dari tuntutan kecepatan administrasi kependudukan, penyaluran bantuan sosial, penanganan aduan masyarakat, hingga pelaksanaan pembangunan fisik. “Tidak ada pelayanan prima tanpa disiplin. Saya minta kepada kita semua, mulai dari masuk kantor tepat waktu, penggunaan atribut dinas, kerapian arsip, hingga etika saat melayani warga. Jadikan kantor desa sebagai rumah kedua yang nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.
Lalu Burhan juga mengingatkan bahwa bulan Mei merupakan bulan padat kegiatan. Selain Musdes dan lanjutan PTSL, terdapat beberapa agenda lain yang sudah menunggu seperti validasi data kemiskinan ekstrem, penyaluran BLT-DD tahap II, persiapan rembuk stunting tingkat desa, serta monitoring pembangunan fisik oleh TPK. Oleh karena itu, soliditas tim dan pembagian tugas yang jelas menjadi kunci agar seluruh target dapat tercapai tanpa mengabaikan kualitas pelayanan harian.
Apel pagi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu staf, memohon kelancaran seluruh agenda pemerintah desa serta kesehatan dan kekompakan bagi seluruh aparatur. Usai pembubaran barisan, seluruh perangkat desa langsung menuju Aula Kantor Desa untuk mempersiapkan pelaksanaan Musdes sesuai arahan Kepala Desa.
Melalui pelaksanaan apel rutin ini, Pemerintah Desa Sakra Selatan terus berupaya membangun ekosistem kerja yang profesional, responsif, dan berintegritas. Kedisiplinan yang dibangun dari apel pagi diharapkan menjadi budaya yang melekat dan tercermin dalam setiap interaksi pelayanan kepada masyarakat Desa Sakra Selatan. Dengan sinergi dan komitmen bersama, setiap program pembangunan dan pemberdayaan desa diyakini dapat berjalan optimal, akuntabel, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh warga.