Evaluasi Disiplin dan Paparan Agenda Prioritas: Kades Sakra Selatan Pimpin Apel Pagi Rabu 7 Mei 2026
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Pemerintah Desa Sakra Selatan kembali melaksanakan apel rutin pada Rabu, 7 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Desa Sakra Selatan tersebut dimulai pukul 08.00 WITA dan diikuti oleh seluruh jajaran perangkat desa serta staf pelaksana. Bertindak selaku pembina apel, Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, A.Md.Kep., memimpin langsung jalannya apel dengan tertib dan penuh perhatian.
Dalam barisan tampak hadir Sekretaris Desa, para Kepala Seksi, Kepala Urusan, Kepala Wilayah, operator desa, serta staf administrasi yang mengenakan seragam dinas harian. Apel pagi ini menjadi forum konsolidasi internal untuk menyampaikan informasi terkini, mengevaluasi kinerja, serta menyamakan langkah kerja seluruh aparatur pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mengawali amanatnya, Lalu Burhan, A.Md.Kep. menyoroti kondisi kedisiplinan aparatur dalam beberapa hari terakhir. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan absensi, tingkat kehadiran perangkat desa dan staf menunjukkan tren penurunan. “Saya ingatkan kembali kepada kita semua bahwa disiplin adalah kunci utama pelayanan. Mari kita jaga bersama komitmen untuk hadir tepat waktu, mengikuti apel, dan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Ketika kita disiplin, masyarakat akan merasakan dampaknya melalui pelayanan yang cepat dan berkualitas,” tegasnya.
Selanjutnya, Kepala Desa menyampaikan sejumlah informasi dan arahan penting yang harus menjadi atensi bersama. Pertama, terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026, Lalu Burhan menginformasikan bahwa pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Timur dijadwalkan akan datang ke Kantor Desa Sakra Selatan untuk mengambil berkas-berkas PTSL yang telah selesai diperbaiki. Ia meminta kepada Kasi Pemerintahan dan operator yang membidangi agar memastikan seluruh dokumen telah lengkap, tersusun rapi, dan siap diserahkan guna mempercepat proses penerbitan sertifikat tanah bagi warga.
Kedua, Kepala Desa menyampaikan agenda eksternal yaitu undangan resmi dari Kantor Camat Sakra untuk menghadiri rapat koordinasi di tingkat kecamatan. Kehadiran dalam rapat tersebut dinilai penting untuk menyelaraskan program desa dengan kebijakan kecamatan serta menyampaikan progres pembangunan dan pelayanan di Desa Sakra Selatan.
Poin ketiga yang ditekankan adalah tindak lanjut bantuan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lalu Burhan menginstruksikan kepada tim penyusun proposal agar dokumen usulan bantuan tersebut dapat diselesaikan hari ini juga. “Batas waktu sudah mepet. Saya minta Kasi Kesejahteraan dan tim segera finalisasi proposal, lengkapi data dukung, dan pastikan sesuai dengan petunjuk teknis. Jangan sampai peluang bantuan ini terlewat karena keterlambatan administrasi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa juga memaparkan hasil audit Pemerintah Desa Sakra Selatan yang telah dilaksanakan oleh Inspektorat Kabupaten Lombok Timur. Secara umum, hasil audit menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dan administrasi desa berjalan sesuai ketentuan. Namun demikian, terdapat beberapa catatan perbaikan yang harus segera ditindaklanjuti. Lalu Burhan meminta Sekretaris Desa bersama Kaur Keuangan dan Kaur Perencanaan untuk mencermati rekomendasi auditor dan menyusun rencana aksi perbaikan dengan target waktu yang jelas.
Informasi kelima berkaitan dengan agenda rapat internal yang akan dilaksanakan pada hari itu juga usai apel. Rapat tersebut akan membahas pembagian tugas kegiatan mingguan, evaluasi pelayanan administrasi kependudukan, serta persiapan penyaluran bantuan sosial tahap berikutnya. Seluruh Kepala Seksi dan Kepala Urusan diminta untuk hadir dan membawa laporan capaian masing-masing bidang.
Sebagai penutup amanat, Kepala Desa menyampaikan informasi tambahan mengenai program bantuan pembinaan bagi marbot masjid dan musholla di wilayah Desa Sakra Selatan. Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap peran marbot dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan rumah ibadah. Lalu Burhan menginstruksikan kepada Kasi Pelayanan dan para Kepala Wilayah untuk melakukan pendataan ulang marbot aktif di setiap dusun agar bantuan pembinaan dapat disalurkan tepat sasaran.
Apel pagi ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu staf, memohon kelancaran seluruh aktivitas pemerintahan desa serta kesehatan bagi seluruh aparatur. Setelah pembubaran barisan, perangkat desa langsung melaksanakan tugas sesuai arahan yang telah disampaikan, termasuk mempersiapkan berkas PTSL, menuntaskan proposal bantuan provinsi, dan mengikuti rapat internal.
Melalui apel rutin ini, Pemerintah Desa Sakra Selatan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan disiplin kerja, responsivitas pelayanan, serta akuntabilitas pengelolaan program. Sinergi dan komunikasi yang dibangun dalam forum apel diharapkan mampu menjaga ritme kerja aparatur sehingga seluruh target pembangunan dan pelayanan publik di Desa Sakra Selatan dapat tercapai secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.